CROP CIRCLE; SUATU BENTUK MURAL


Indonesia dibuat geger lagi bukan berita yang sensasional semacam video Ariel-Luna, melainkan “Crop Circle”. Pola geometris yang muncul di persawahan di dusun Krasakan, Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dua hari lalu. Konon buatan alien, konon pula buatan mahasiswa FMIPA – UGM. Entahlah.


(foto dari: http://www.tribunnews.com/2011/01/25/pembuat-crop-circle-diduga-mahasiswa-fmipa-ugm)

Pola geometris berulang dan bertumpuk, yang biasanya berbasis lingkaran, ditemukan tercetak terhadap sebidang lahan sawah. Padi-padinya menekuk sehingga dari tempat yang tinggi (pohon atau menara sutet) akan terlihat jelas pola geometris itu. Indah memang.

Crop circle ini, seperti yang pernah muncul sebelumnya di negara lain (biasanya terhadap ladang gandum), terjadinya di malam hari. Setelah ditemukan pada pagi hari, biasanya akan banyak orang mengatakan bahwa pada malam itu mendengar suara ribut, angin kencang atau sinar-sinar. Pada waktu itu terjadi, orang-orang itu malah tidak ada yang berlarian ke luar rumah mencari tahu apa yang terjadi?. Orang menghubungkan dengan alien.

Padahal dalam budaya Indonesia, penjelasan mengenai alien ini tidak pernah dikenal. Kita mengenalnya justru dari film-film Holywood, macam X-Files atau Man In Black itulah. Kita lebih mengenal kerja semalam ini dilakukan oleh bangsa Jin, seperti legenda Tangkuban Perahu atau Candi Prambanan. Dalam film-film itu sering pula diceritakan mengenai penculikan oleh alien terhadap manusia (apa gak ada manusia yang kepingin menculik alien? Yang lucu, imut, berwarna hijau dengan kepala besar bermata merah itu?) yang diakhiri dengan anal probing. Entah bagi alien-alien itu, seberapa menariknya anal manusia sehingga senang sekali melakukan anal probing itu?

Entah alien atau bukan, menurut saya, circle crop memang menarik. Polanya rumit, matematis. Rapi dibuat di tempat terbuka umum (sawah atau ladang). Dikerjakan dalam semalam. Pekerjaan ini sensasional karena banyak penjelasan yang muncul mengaitkannya dengan alien. Medan magnetlah, serbuk logamlah, radiasilah. Kita menuduh alien untuk hal-hal yang tidak kita mengerti. Boleh jadi Gayus yang sukar dijelaskan itu juga alien.

Okelah bahwa dalam kasus-kasus munculnya crop circle di banyak negara memang jarang ketahuan siapa pelakunya. Tapi indah bukan?


(Foto dari: http://rovicky.wordpress.com/2011/01/24/cara-membuat-crop-circle/)

Kehadirannya yang indah, unik, muncul di malam hari dan menggegerkan di pagi hari menurut saya tak ubahnya dengan grafitti. Seni mural –memilih fasilitas dan lokasi paling umum- yang dulu dianggap vandalisme sekarang sudah memiliki tempat dalam peta seni rupa dunia. Biasanya anonimus. Namun, sekarang, melukis di tempat umum seperti tembok pinggir jalan, kaki jembatan tol sudah tidak vandal lagi. Bahkan ada grafitti “pesanan” yang berisi kampanye dari instansi pemerintah. Tema-temanyapun sangat publik seperti: Jagalah Kebersihan, Ayo Sekolah, dan lain-lain.

Crop Circle, jika nanti sudah tidak dianggap alien lagi mungkin akhirnya akan dianggap mural juga. Pada saat itu datang, maka barulah kita akan tahu siapakah pelukis-pelukisnya. Atau akan selamanya terkubur misteri? Sama misterinya bahwa Crop Circle pertama yang muncul adalah pola rumit di ladang gandum di Inggris tahun 1647.

Siapa pemilik misteri ini?

2 thoughts on “CROP CIRCLE; SUATU BENTUK MURAL

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s