ORANG GILA DI CILEGON


Untuk kota yang tak terlalu besar, Cilegon memang menyimpan banyak orang gila. Cirinya: gelandangan, kumuh, pakaiannya compang-camping, nyengir-nyengir sendiri dan kotor sekali. Hampir di setiap persimpangan besar, pemandangan ini terlihat. Tak jauh dari tempat saya tinggal (saya tinggal di kos-kosan, sodara-sodara…), di tikungan Cigading Port (Jalan Raya anyer km 10), sekurangnya terlihat 3 orang dengan penampilan tersebut. Kadang mengagetkan dengan tiba-tiba muncul meminta rokok, sewaktu kita sedang makan di warung. Kadang pula terpergok mencuri pakaian di jemuran.

Kalau ingin melihat, coba berjalan (pake mobil om, biar gak gempor) dari Serang – Cilegon – Anyer. Sungguh kota kecil ini menyimpan banyak orang gila. Ini pemandangan yang tidak menyenangkan memang. Secara manusiawi, seharusnya mereka tinggal di RSJ untuk disembuhkan. Tapi, orang gila yang gelandangan, tanggung jawab siapa? Bukan seharusnya Negara? Apa tidak diatur di dalam Undang Undang? Mereka ada di jalan tak ubahnya gelandangan, pengemis dan pengamen (tak lupa para pencopet dan penghipnotis).

Dari mana orang-orang ini datang? Bagaimana asal-usulnya? Apa punya KTP di sakunya? Siapa keluarganya? Apakah masih ada yang mengenal siapa dia dulunya, sebelum terlunta-lunta nyengir-nyengir di pinggir jalan, hidup dari mengais kotak sampah?

Setidaknya ada 2 (dua) versi keberadaan mereka yang saya pernah dengar (ini jadi semacam urban legend juga). Pertama, mereka datang dari Jakarta, sengaja atau tidak menumpang kereta barang. Di tikungan Cigading Port ini memang terdapat jalur rel kereta yang keretanya akan melambat sebab melintasi jalur raya. Pada saat inilah mereka bisa turun dari kereta.

Kedua, orang-orang ini adalah kiriman dari kota lain (jadi ingat hujan kiriman dari Bogor ke Jakarta), yang tidak ingin jalan-jalan di kotanya dikotori oleh pemandangan tak layak. Konon, apabila musim piala Adipura, jumlah orang gila di Cilegon akan meningkat drastis sebab salah satu kriteria untuk memenangkan Adipura adalah penghitungan jumlah gelandangan, pengemis dan orang gila. Jadi, kota-kota yang bernafsu memenangkan pila ini akan mengirim orang gila dari kotanya ke Cilegon.

Ada pendapat lain?

12 thoughts on “ORANG GILA DI CILEGON

  1. Hah? kasian amat.. demi piala adipura, mereka pada dibuang aja gitu disana?
    ckckck parah..! emang pemerintah daerah cilegonnya ga ngomel Mas kota nya digituin?

    • Iya Bhi, desas desusnya sih begitu. Masalah kasian gak kasian sih lebih banyak yang gak kasian. Buktinya di TV sering ada berita orgil yang dipasung di kandang kebo. Hiiii… Padahal mungkin dulunya orang2 ini orang biasa yang punya kehidupan, bahkan mungkin ada juga yang warga terhormat. Hiiii….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s